Jurgen Klopp Akui Sergio Ramos Terlalu Kejam dan Brutal

bolavita 728x90

Jurgen Klopp Akui Sergio Ramos Terlalu Kejam dan Brutal

Jurgen Klopp akhirnya buka suara mengenai Cideranya Mohamed Salah saat babak pertama final UCL yang diakibatkan oleh Sergio Ramos.

Saat itu Salah terlihat menangis setelah terjatuh saat berduel dengan Ramos. Ramos sendiri memang mendapatkan kritik pedas karena tindakannya tersebut, meskipun ia membantah dengan sengaja telah mencederai penyerang Mesin tersebut juga menyikut Loris Karius di babak kedua, setelah sang kiper mengalami benturan keras di kepala beberapa saat sebelum melakukan blunder fatal di final tersebut.

Setelah bungkam cukup lama, Klopp kali ini buka suara mengenai insiden yang dilakukan oleh Ramos yang menyebabkan kekalahan 3-1 Liverpool dari Madrid, ia menyatakan pelanggaran tersebut terlalu “kejam dan brutal”.

“Jika Anda melihat itu lagi dan Anda tidak di kubu Real Madrid, Anda berpikir ini kejam dan brutal,” kata Klopp kepada reporter.

“Saya melihat wasit mendapat tugas laga-laga besar di Piala Dunia dan tidak ada yang benar-benar memikirkannya nanti. Namun dalam situasi seperti itu, seseorang pelu menilai lebik baik.

“Jika ada VAR, maka itu adalah situasi di mana Anda harus melihatnya lagi. Bukan untuk memberi kartu merah, tapi untuk melihat lagi dan mengatakan: ‘Apa-apaan itu?’ Itu kejam.”

Klopp juga mengaku kecewa dengan reaksi Ramos pascainsiden itu.

“Ramos mengatakan banyak hal setelahnya, yang saya tidak suka. Sebagai orang saya tidak suka reaksi dia. Ia seolah mengatakan: ‘Terserah, apa yang mereka mau? Ini normal.’ Padahal tentu saja tidak normal.

“Kami agresif, tapi saya selalu memakai kata ‘legal’. Biasanya jika Anda berusaha sesuatu Anda akan dihukum. Seseorang akan melihatnya dan menghukum Anda empat atau lima pekan. Tapi du contoh ini, tidak ada sama sekali.”

About wowkeren 54 Articles
Editor situs pokerbolamania yang merupakan penggemar permainan poker dan olahraga sepak bola, gampang ditemukan kalau pas lagi ada acara nobar di Sumarecon Mall Serpong